Detail relief Lalitavistara yang dipahat pada batu andesit vulkanik.
Menelusuri Relief Lalitavistara & Kearifan Borobudur
Didirikan pada masa Wangsa Syailendra sekitar tahun 750-842 Masehi, Candi Borobudur berdiri sebagai monumen Buddhis terbesar di dunia. Lebih dari 2.672 panel relief dan 504 arca Buddha tersusun presisi tanpa menggunakan semen perekat modern.
Dalam sistem kuota konservasi terpadu yang diterapkan saat ini, pengunjung yang ingin menaiki struktur monumen diwajibkan mengenakan alas kaki khusus *Upanat* yang dianyam oleh perajin lokal dari daun pandan. Langkah ini berhasil mengurangi laju keausan tangga batu andesit hingga lebih dari 80%.